Dia berdosa
Dia sa-orang pemuda,
Ya, dia sa-orang belia,
Pemuda yang di-uji akan Allah Taala dengan ujian hawa nafsu,
Hawa nafsu yang ta’ pernah lari dari membenggunya.
Dia tergoda,
Ya, dia terjelupok ka-dalam lubang najis,
Lubang najis yang sangat jijik dan busok,
Namun, lubang najis itu jauh lebeh kurang busuk dan jijik dari palitan dosa yang ada pada-nya,
Jasad-nya sangat busuk,
Sa-andai-nya dosa itu berbau, pasti manusia lain akan menjauhi-nya.
Dia berasa malu,
Ya dia berasa malu pada diri sendiri,
Di-hadapan manusia dia di-pandang mulia,
Namun, di-hadapan Allah, dia sangat2 hina.
Ya, dia sangat2 hina.
Jasad penuhi dosa.
Dengan buat apa yang Allah ta’ suka.
Apa jenis manusia ia.?
Ia berasa sesal sendiri,
Ia berasa sesal sendiri.
Ia ingin menchari jalan pulang.


2 Komentar:
insyaallah, 'he' will find the way..
rahmat Allah itu tersangatlah luas, hanya jangan kita terlalu cepat berputus asa...
up up al-kamuntinji!
-farhan ali
salam saudara...saya ingin mencari kitab al-futuhat al-makkiyya ibn arabi versi melayu..mana nak cari?boleh bantu? sazali (maliiowa@yahoo.co.uk)
Post a Comment